Dari Ide Menjadi Inovasi: Prodi MAP Pascasarjana UM Metro Dorong Transformasi Karya Ilmiah dan Pembelajaran Digital Berbasis AI
Metro, 10 Oktober 2026 – Program Studi Magister Administrasi Pendidikan (MAP) Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan kompetensi digital mahasiswa melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema “Pemanfaatan AI untuk Penulisan Karya Ilmiah dan Pengembangan Bahan Ajar Digital”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro.
Kuliah umum tersebut menghadirkan Dr. Dirgantara Wicaksono, dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta, sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Program Studi Magister Administrasi Pendidikan dalam merespons perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin berperan penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung penelitian ilmiah dan pengembangan inovasi pembelajaran.
Kegiatan diawali dengan pengantar dari Ketua Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana UM Metro, Dr. Sutrisni Andayani, M.Pd. Dalam pengantarnya, Kaprodi menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital sebagai bagian dari kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa pascasarjana, terutama dalam menghadapi perubahan paradigma pendidikan di era kecerdasan buatan. Perkembangan AI memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk meningkatkan produktivitas akademik, memperluas wawasan keilmuan, serta mengembangkan berbagai inovasi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab tanpa mengabaikan nilai-nilai integritas akademik.
Penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi visi Program Studi Magister Administrasi Pendidikan, yaitu “Mengembangkan keilmuan Administrasi Pendidikan yang unggul, profetik, modern dan berdaya saing global.” Melalui penguatan literasi digital, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pendidik dan pengelola pendidikan yang adaptif, inovatif, serta mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan kerjanya.
Selanjutnya, kegiatan dipandu oleh Dr. Joni Wuryanto, M.Pd., dosen Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana UM Metro, yang bertindak sebagai moderator. Dalam memandu jalannya kuliah umum, moderator mengarahkan pembahasan pada pentingnya pemanfaatan AI secara produktif , khususnya untuk mendukung aktivitas akademik mahasiswa pascasarjana. Kehadiran teknologi AI diharapkan tidak hanya mempermudah penyelesaian tugas akademik, tetapi juga mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah serta mengembangkan pembelajaran yang berkualitas.
Memasuki sesi penyampaian materi, Dr. Dirgantara Wicaksono mengangkat berbagai peluang pemanfaatan AI dalam mendukung aktivitas akademik. Pembahasan diarahkan pada penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu pengembangan gagasan penelitian, penyusunan karya ilmiah, penelusuran literatur, serta pengembangan bahan ajar digital yang kreatif, menarik, dan interaktif.
Pemanfaatan AI dalam penulisan karya ilmiah menjadi perhatian penting bagi mahasiswa pascasarjana yang dituntut mampu menghasilkan penelitian berkualitas. Teknologi AI dapat menjadi sarana pendukung dalam mempercepat proses akademik, tetapi tetap memerlukan kemampuan analisis kritis, verifikasi informasi, dan tanggung jawab ilmiah agar karya yang dihasilkan memiliki kualitas serta orisinalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, pengembangan bahan ajar berbasis AI menjadi salah satu peluang inovasi bagi pendidik dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif. Integrasi teknologi memungkinkan guru dan dosen mengembangkan materi pembelajaran yang lebih variatif, menyesuaikan kebutuhan peserta didik, serta menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan kuliah umum ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa Magister Administrasi Pendidikan yang sebagian di antaranya merupakan guru, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan. Pengetahuan mengenai AI tidak hanya dapat diterapkan dalam penyusunan tugas akademik dan tesis, tetapi juga dalam pengembangan program sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan tata kelola pendidikan berbasis teknologi.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana UM Metro terus berupaya menghadirkan pengalaman akademik yang berkualitas, memperluas jejaring keilmuan antarperguruan tinggi, serta mempersiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan.