Kuliah Umum Prodi Magister Administrasi Pendidikan UMMetro Bahas Deep Learning dalam Transformasi Pendidikan
Metro, 20 Juni 2026 – Program Studi Magister (S2) Administrasi Pendidikan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UMMetro) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dengan tema “Deep Learning dalam Transformasi Pendidikan: Tantangan dan Strategi Administrasi Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan narasumber Dr. Dirgantara Wicaksono, CH, CHT, NLP, S.Pd., M.M., dosen dari Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Kuliah umum ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana UM Metro sebagai bagian dari upaya peningkatan wawasan akademik serta penguatan kompetensi dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin berpengaruh terhadap dunia pendidikan.
Sambutan Kaprodi
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana UM Metro, Dr. Sutrisno Andayani, M.Pd., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi AI dan konsep deep learning telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Oleh karena itu, dosen dan mahasiswa perlu terus meningkatkan literasi digital serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi.
Beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu mengelolanya secara bijaksana, etis, dan produktif. Melalui kegiatan kuliah umum ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peluang, tantangan, dan strategi implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam administrasi pendidikan.
“Transformasi pendidikan di era digital menuntut para akademisi, praktisi, dan calon pemimpin pendidikan untuk terus belajar serta mengembangkan kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. Kuliah umum ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkaya wawasan dan memperkuat kesiapan menghadapi perubahan tersebut,” ujar Dr. Sutrisno Andayani.
Pembahasan Materi
Dalam pemaparannya, Dr. Dirgantara Wicaksono menjelaskan bahwa teknologi deep learning merupakan salah satu cabang kecerdasan buatan yang mampu mengolah data dalam jumlah besar untuk menghasilkan analisis, prediksi, dan pengambilan keputusan yang lebih efektif. Kehadiran teknologi ini telah membuka berbagai peluang inovasi dalam bidang pendidikan, mulai dari personalisasi pembelajaran, analisis data peserta didik, hingga peningkatan efektivitas manajemen pendidikan.
Selain membahas peluang yang ditawarkan AI, narasumber juga mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, tata kelola data, etika penggunaan teknologi, serta kebijakan pendidikan yang adaptif agar transformasi digital dapat berjalan secara optimal. Menurutnya, administrator pendidikan perlu memiliki kemampuan kepemimpinan digital yang kuat agar mampu mengelola perubahan dan mengarahkan pemanfaatan teknologi secara strategis.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait implementasi AI dalam pembelajaran, pengelolaan sekolah, serta tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem administrasi dan layanan pendidikan.
Penguatan Kompetensi Akademik
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Pascasarjana UM Metro menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan forum akademik yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan kuliah umum diharapkan dapat memperluas wawasan dosen dan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi pendidikan yang mampu menjawab tantangan era transformasi digital.
Sejalan dengan visi UM Metro sebagai The Prophetic Professional Campus, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan di era kecerdasan buatan.